Wednesday, November 18, 2015

Cara Mudah Membuat Pupuk Bokashi

Cara Mudah Membuat Pupuk Bokashi – Bokashi merupakan salah satu jenis pupuk organik yang pertama kali dipopulerkan di negari sakura Jepang. Bokhasi ini memiliki filosofi dapat mengubah secara bertahap. Pupuk yang satu ini terbilang cukup populer karena selain mudah dan cepat untuk membuatnya, juga memberikan hasil efektif.
bokhasi
Bokashi dibuat dari mikroorganisme dekomposer EM4 yang dibuat oleh seorang profesor dari Jepang. Salah satu kelebihan pupuk bokhasi ini dibanding dengan pupuk lain adalah proses pembuatannya yang sangat cepat. Untuk membuat pupuk yang satu ini diperlukan waktu hanya 1 sampai 14 haru saja.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan seksama untuk membuat sebuah bokashi yang efektif. Yang harus dilakukan adalah mempersiapkan mikroorganisme dekomposer yang digunakan untuk membuat si pupuk instan ini. Dalam larutan EM4 terdapat mikroorganisme dekomposer yang mampu menguraikan sampah secara cepat. Sebenarnya cairan EM4 sendiri terdiri dari bakteri fotosintesis, actinomycetes, bakteri asam laktat atau lactobacillus sp, serta ragi.
Untuk mendapatkan cairan EM4 bisa langsung beli d toko-toko pertanian. Bagi yang belum tahu cairan EM4, cairan ini memiliki bentuk yang kental dan dikemas dengan berbagai macam ukuran. Harga jualnya juga terbilang relatif murah. Untuk membuat bokashi dari EM4 sangatlah mudah. Tinggal mencampur EM4 dengan bahan baku.
Jika tidak ingin menggunakan EM4 yang dijual di pasaran, juga bisa menciptakan mikroorganisme dekomposer sendiri, namun caranya terbilang rumit. Jadi disarankan buat para pemula yang ingin mencoba membuat bokashi untuk menggunakan EM4 saja.
Yang harus dilakukan pertama kali saat ingin membuat bokashi ialah menyiapkan bahan-bahannya yang terdiri dari sisa-sisa makanan (nasi, roti, tulang ayam, sayur dll.), serbuk gergaji, sekam, dan cairan EM4. Setelah itu siapkan satu kantong plastik ukuran 200 liter kemudian beri lubang di bagian bawah untuk mengeluarkan hasil komposing. Cairan yang keluar tersebut bisa digunakan sebagai pupuk cair.
Selanjutnya rajang semua bahan-bahan baku yang terdiri dari sisa-sisa makanan tadi, kemudian campurkan dengan sekam dan serbuk gergaji. Aduk hingga semua bahan tercampur rata. Selanjutnya cairkan atau encerkan larutan EM4 sebanyak 10 ml dengan air sebanyak 1 liter, dan siramkan ke campuran bahan-bahan utama tadi.
Yang terakhir masukkan semua bahan ke dalam plastik dan tutup rapat. Tunggu sampai pupuk bokashi berubah warna dan teksturnya menjadi seperti tanah. Biasanya proses pematangan memakan waktu 5 sampai dengan 7 hari.
Itulah tadi cara membuat pupuk bokashi dalam skala kecil. Pupuk bokashi juga bisa digunakan dalam skala besar hingga 1 ton untuk pertanian. Cara membuatnya sama dengan pembuatan bokashi skala kecil, namun bahan dan media yang digunakan tentunya berbeda.
Untuk membuat bokashi skala besar diperlukan jerami sebanyak 200 kilogram, kotoran ternak kering sebanyak 600 kilogram, serbuk gergaji sebanyak 50 kilogram, sekam sebanyak 50 kilogram, humus sebanyak 100 kilogram, gula pasir sebanyak 1 kilogram, dan cairan EM4 sebanyak 1 liter.
Sebelum membuat, sediakan tempat atau wadah secukupnya. Usahakan pilih wadah yang terhindar dari jangkauan air hujan sinar matahari secara langsung. Setelah wadah siap, bahan baku langsung bisa dimasukkan. Proses selanjutnya sama dengan pembuatan bokashi skala kecil.
Yang terpenting dalam pembuatan bokashi ini adalah kontrol suhu yang harus tetap terjaga dengan baik. Dalam pembuatan pupuk bokashi skala besar ini biasanya memerlukan waktu hingga 14 hari sampai bokashi siap dan bisa untuk diaplikasikan.